PERISAI DIRI (PELATIHAN KELOMPOK REMAJA HINDARI SEX BEBAS DAN PERNIKAHAN DINI)

Authors

  • Made Ririn Sri Wulandari STIKES Bina Usada Bali
  • Gede Arya Bagus Arisudhana
  • Made Tangkas
  • Made Oktaviani Bulan Trisna
  • Ni Luh Indri Astuti
  • Ni Made Sri Utari

Keywords:

remaja, pernikahan dini, peran teman sebaya, seks bebas

Abstract

Masa tahap perkembangan remaja memiliki masa perkembangan yang pesat baik fisik maupun psikologis. Masa remaja juga sering terjadi krisis identitas yang membuat remaja bingung untuk menentukan benar atau salah tindakan yang dilakukannya. Remaja merupakan salah satu potensi yang besar sebagai kelompok produktif, namun jika seorang remaja kehilangan arah maupun salah dalam bergaul maka menyumbang angka tertinggi dalam kerentanan terhadap perilaku menyimpang dan beresiko. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membentuk kader remaja di Banjar Batu Culung, Kerobokan dan mengurangi angka kejadian pernikahan dini serta seks bebas dikalangan remaja. Pelatihan diberikan kepada 30 anak remaja selama 3 hari pemberian materi dan selama 1 bulan untuk pendampingan peer education kepada remaja lainnya di lingkungan sekitar yang belum mendapatkan pelatihan. Hasil dari kegiatan yang dilakukan bahwa tedapat peningkatan pengetahuan kader dari 43% menjadi 57% terkait kesehatan reproduksi secara menyeluruh. Evaluasi akhir keberhasilan pelatihan ini adalah tim pelaksana mampu menyiapkan peer education yang baik untuk masyarakat sekitar terutama remaja.

Downloads

Published

2021-01-18

How to Cite

Made Ririn Sri Wulandari, Gede Arya Bagus Arisudhana, Made Tangkas, Made Oktaviani Bulan Trisna, Ni Luh Indri Astuti, & Ni Made Sri Utari. (2021). PERISAI DIRI (PELATIHAN KELOMPOK REMAJA HINDARI SEX BEBAS DAN PERNIKAHAN DINI). Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 1(1), 26–30. Retrieved from https://jurnalwidyalaksmi.com/index.php/jwl/article/view/6